Makan Tikus dan Katak Mentah

Jiang Musheng, 66 tahun asal Jiangxi, China selama 40 tahun makan katak pohon dan tikus besar. Binatang-binatang tersebut ditelannya dalam keadaan hidup untuk membantu dia menghindari keluhan usus dan katanya membuat tubuhnya sehat dan kuat.

Hal itu bermula saat usianya 26 tahun sering menderita sakit perut dan batuk. Seorang kakek tua bernama Yang Dingcai menyarankannya makan katak pohon sebagai obat. "Pada awalnya Jiang Musheng tidak berani karena jijik melihat katak yang menggeliat-geliat, tetapi setelah melihat Yang Dingcai (si kakek tua) menelan satu, maka diapun ikut mencoba dan kressss... Nggak terasa udah habis 2 ekor katak mentah" kata Jiang.

Setelah kurang lebih 2 bulan selalu makan katak hidup tiap hari, ternyata penyakitnya sembuh semua. Dari kebiasaannya itu, Jiang menambahkan lagi dengan makan tikus 20 per hari. Siapa mau mengikuti jejak Jiang Musheng? Makan tikus hidup dan katak hidup.

6 comments:

laurencia

huaaaa kenapa tu kakek ga milih tumbuhan aja ya yg berkhasiat ..
ehm ehm ...

Blogendeng

Sayur nggak menanggung daging,lauren hehee

Oeoes

weleh mangnya gak ada obat lain ta selain makan tikus dan katak mentah

Rudi B. Prakoso

Kalau memang katak berkaisat lebih baik di buat ekstrak katak dan dibuat tablet ekstrak katak. Sehingga orang yang takut dan jijik sama katak bisa mengkonsumsi.

Wah bisa jadi produk baru obat - obatan baru nih.

Kalau di Indonesia nanti akan ada daging katak glonggongan...

Hati - hati ae tuh kakek makan katak glonggongan...haaa haaa..

Blogendeng

@oeoes - ntar tak tanyain si kakek,mas hehe..

@rudi b. prakoso - suplemen ekstrak katak ya,mas? kayaknya nggak ada yang mau beli deh haha...

Ryan

weee,sereeeeeeeem :D

  © Blogger template 'Gendeng' by Blogendeng 2008

Back to TOP